Active Case Finding (ACF) TBC

Aktif Menjangkau, Cepat Menemukan: Kolaborasi Active Case Finding (ACF) TBC di Wilayah Puskesmas Girimulyo II

Tuberkulosis (TBC) masih menjadi salah satu masalah kesehatan yang memerlukan perhatian bersama. Semakin cepat penderita TBC ditemukan dan diobati, semakin kecil risiko penularan di lingkungan keluarga maupun masyarakat. Oleh karena itu, Puskesmas Girimulyo II melaksanakan Active Case Finding (ACF) TBC, yaitu upaya aktif menjangkau masyarakat untuk menemukan dugaan kasus TBC sedini mungkin.

Kegiatan ini dilaksanakan melalui kolaborasi lintas program di Puskesmas Girimulyo II dengan melibatkan berbagai tenaga kesehatan baik dokter, bidan, perawat promosi kesehatan, petugas kesehatan lingkungan dan Juru Malaria Desa (JMD), sehingga proses skrining, edukasi, pemeriksaan, hingga tindak lanjut dapat berjalan secara terpadu. Selain itu, kegiatan ini juga mendapat dukungan dari Program Eliminasi TBC lintas Puskesmas di Dinas Kesehatan Kabupaten Kulon Progo, serta tim radiologi dari RS PKU Nanggulan dan RS Nyi Ageng Serang, yang membantu pelaksanaan pemeriksaan foto toraks bagi masyarakat yang memenuhi kriteria.

Melalui kegiatan ACF, sejumlah 120 warga masyarakat yang memiliki gejala seperti batuk selama dua minggu atau lebih, penurunan berat badan tanpa sebab yang jelas, demam berkepanjangan, berkeringat di malam hari, atau memiliki riwayat kontak erat dengan pasien TBC dapat memperoleh skrining dan pemeriksaan lebih awal. Dari sasaran tersebut ditemukan 25 suspek untuk penanganan lebih lanjut. Deteksi dini ini sangat penting agar pengobatan dapat segera dimulai sehingga peluang sembuh menjadi lebih besar dan penularan dapat dicegah.

Kolaborasi lintas program dan lintas fasilitas pelayanan kesehatan menjadi bukti bahwa pengendalian TBC merupakan tanggung jawab bersama. Dengan semangat gotong royong, diharapkan semakin banyak kasus TBC yang ditemukan lebih awal, semakin banyak pasien yang mendapatkan pengobatan tepat waktu, dan tujuan eliminasi TBC di Indonesia dapat tercapai.
Puskesmas  Girimulyo II mengajak seluruh masyarakat untuk tidak ragu memeriksakan diri apabila mengalami gejala TBC atau memiliki riwayat kontak dengan pasien TBC. Deteksi dini menyelamatkan diri sendiri, melindungi keluarga, dan menjaga kesehatan masyarakat.